Lompat ke isi utama

Berita

Terjang Hujan Deras, Bawaslu dan KPU Kota Serang Awasi Coklit Terbatas di 6 Kecamatan

Coktas

Jajaran Bawaslu dan KPU Kota Serang turun langsung ke lapangan untuk melakukan pengawasan Pencocokan Terbatas (Coktas) serentak di enam kecamatan di wilayah Kota Serang, Kamis (5/3/2026).

Kota Serang, Badan Pengawas Pemilihan Umum Kota Serang – Semangat mengawal hak pilih warga tak luntur meski diguyur hujan lebat. Jajaran Bawaslu dan KPU Kota Serang turun langsung ke lapangan untuk melakukan pengawasan Pencocokan Terbatas (Coktas) serentak di enam kecamatan di wilayah Kota Serang, Kamis (5/3/2026). Kegiatan ini difokuskan pada validasi data pemilih lanjut usia serta warga yang dilaporkan telah meninggal dunia, guna memastikan daftar pemilih tetap akurat dan akuntabel.

Demi mengefisiensikan waktu dan tenaga di tengah luasnya cakupan wilayah, rombongan besar ini dibagi menjadi beberapa tim kecil yang menyisir titik-titik pemukiman warga. Seluruh jajaran pimpinan mulai dari Ketua dan Anggota, hingga staf sekretariat dari kedua lembaga penyelenggara pemilu tersebut, saling bahu-membahu melakukan verifikasi faktual dari rumah ke rumah. Kolaborasi ini menunjukkan komitmen serius dalam meminimalisir kekeliruan data pemilih sejak dini.

Tantangan terbesar dalam pengawasan kali ini adalah kondisi alam, di mana curah hujan yang tinggi tidak kunjung reda sepanjang hari. Namun, kondisi tersebut tidak menyurutkan langkah para petugas. Selain cuaca, tim di lapangan juga menghadapi kendala teknis seperti sulitnya menemukan alamat pemilih tertentu. Bahkan, ditemukan kasus unik di mana seorang pemilih yang y sehat justru tercatat dalam data sebagai warga yang telah meninggal dunia.

Ketua Bawaslu Kota Serang, Agus Aan Hermawan, menegaskan bahwa temuan-temuan di lapangan seperti ini adalah alasan utama mengapa pengawasan melekat sangat krusial dilakukan. Menurutnya, akurasi data tidak bisa ditawar hanya karena alasan cuaca, karena menyangkut hak konstitusional warga negara.

"Meski terhalang curah hujan yang sangat deras, pengawasan Coktas ini harus terus berjalan. Kami menemukan beberapa anomali, seperti warga yang masih hidup namun terdata meninggal dunia. Hal-hal seperti inilah yang langsung kami koordinasikan dengan KPU untuk segera diperbaiki agar hak pilih mereka tetap terlindungi," tegas Ketua Bawaslu Kota Serang di sela-sela pengawasan.

Hingga sore hari, kegiatan pengawasan Coktas di enam kecamatan tersebut dinyatakan berjalan dengan baik dan kondusif. Langkah responsif ini diharapkan dapat menjadi fondasi yang kuat bagi penyusunan Daftar Pemilih Berkelanjutan yang lebih bersih. Sinergi antara Bawaslu dan KPU di bawah guyuran hujan ini menjadi potret nyata dedikasi penyelenggara pemilu dalam menjaga marwah demokrasi di Kota Serang.

Penulis : Rara

Foto : Olis