Dorong Pemilih Muda Jadi Pengawas Digital, 40 Peserta Ikuti Pendidikan Pengawas Partisipatif Daring
|
Kota Serang, Badan Pengawas Pemilihan Umum Kota Serang - Bawaslu Kota Serang telah rampung memfasilitasi Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) dalam jaringan (daring) pada Minggu (9/11/2025). Kegiatan ini mengusung tema "Berfungsi dan Bergerak untuk Pemilu 2029 yang Bermartabat” dan bertujuan memperkuat komitmen Bawaslu dalam mendorong pengawasan partisipatif yang berintegritas dan inklusif.
Rangkaian kegiatan ini berlangsung sejak Oktober 2025 lalu hingga 9 November 2025 kemarin. Selama kegiatan pembelajaran daring, seluruh peserta mendapatkan materi terkait kepemiluan, di antaranya teknis pelaporan dugaan pelanggaran pemilu, teknis permohonan penyelesaian sengketa proses pemilu, hingga pengawasan partisipatif berbasis digital. Selain itu, peserta juga memperoleh pembelajaran mengenai pengembangan gerakan pengawasan partisipatif, pencegahan pelanggaran dan sengketa, serta penguatan jaringan dan pemberdayaan komunitas di lingkungan Bawaslu.
Anggota Bawaslu Kota Serang, Dita Yuliafnita, turut menjadi salah satu narasumber dalam kegiatan ini dengan membawakan materi mengenai pengawasan partisipatif berbasis digital. Ia menekankan pentingnya peran masyarakat dalam memanfaatkan teknologi untuk mendukung pengawasan pemilu yang transparan dan partisipatif.
“Di era digital, pengawasan partisipatif harus beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Masyarakat, khususnya pemilih muda, dapat berperan aktif melalui platform digital untuk melaporkan potensi pelanggaran dan turut menjaga marwah demokrasi,” ujar Dita.
Lebih lanjut, Bawaslu Kota Serang juga menyiapkan dan mengusulkan peserta P2P dengan prioritas bagi pemilih pemula serta alumni Sekolah Kader Pengawasan Partisipatif (SKPP) periode sebelumnya. Hal ini dilakukan agar kegiatan tidak hanya bersifat edukatif, tetapi juga menjadi wadah regenerasi kader pengawas partisipatif yang siap terlibat dalam pengawasan pemilu 2029.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Bawaslu Kota Serang berharap peserta mampu menjadi agen perubahan di lingkungannya masing-masing. Melalui semangat kolaborasi dan pemanfaatan teknologi, pengawasan partisipatif diharapkan semakin kuat dan bermartabat menuju penyelenggaraan Pemilu 2029 yang jujur, adil, dan berintegritas.