Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Sasar Edukasi Pemilih Pemula

Bawaslu sasar edukasi pemilih pemula

Bawaslu Kota Serang melakukan koordinasi dengan SMAN 1 dan SMAN 2 Kota Serang, pada 12 dan 13 Juni 2025.

Kota Serang, Bdan Pengawas Pemilihan Umum Kota Serang - Bawaslu Kota Serang tengah menjajaki kerjasama dengan sejumlah SLTA sederajat untuk dapat melakukan edukasi terhadap pemilih pemula. Bawaslu telah melakukan koordinasi dengan SMAN 1 dan SMAN 2 Kota Serang. Kegiatan edukasi itu direncanakan digelar pada awal tahun ajaran 2025/2026 yang akan dimulai pada pertengahan bulan Juli mendatang.

Saat melakukan koordinasi dengan SMAN 1 Kota Serang, Kamis 12 Juni 2025, Anggota Bawaslu Kota Serang Dita Yuliafnita menjelaskan, edukasi terhadap pemilih pemula menjadi penting karena mereka akan pertama kalinya menggunakan hak politiknya pada Pemilu 2029 mendatang. Edukasi yang akan dilakukan oleh Bawaslu, kata Dita, di antaranya tentang apa saja definisi pelanggaran dan sengketa pemilu, tugas pokok Bawaslu, serta bagaimana upaya pencegahan yang dapat dilakukan agar terhindari dari tindak pidana pemilu maupun pemilihan.

“Teknisnya nanti akan dibicarkan dengan tim humas sekolah. Apakah nanti kami diizinkan bertemu para siswa dalam mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan, atau kami dapat mengisi sambutan saat apel pagi di hari Senin. Atau bisa juga bentuknya sosialisasi dimana setiap perwakilan kelas dari setiap tingkatan dihadirkan untuk mendengarkan paparan dari Bawaslu,” kata Dita.

Usai melaksanakan koordinasi bersama SMAN 2 Kota Serang, Jumat 13 Juni 2025, Anggota Bawaslu Kota Serang Masykur Ridhlo menuturkan, edukasi kepada pemilih pemula juga akan dimanfaatkan oleh Bawaslu untuk melakukan ekspos hasil pengawasan Pemilu dan Pilkada 2024 silam. Utamanya mengenai pola dan strategi penanganan pelanggaran, seperti dugaan politik uang, dugaan netralitas ASN, hingga dugaan penggelembungan suara di TPS maupun saat rekapitulasi secara berjenjang. 

“Ini penting sebagai upaya pencegahan agar tidak terjadi pada pemilu dan pilkada mendatang. Kami juga perlu mendengarkan evaluasi, catatan, atau masukan dari pemilih pemula tentang bagaimana cara efektif dalam melakukan sosialisasi,” kata Masykur.

Selain kedua sekolah yang sudah dikunjungi, masih ada 10 sekolah lagi yang bakal dijajaki kerjasama oleh Bawaslu Kota Serang. (fmm)