Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Kota Serang Launching Buku Pengawas AdHoc Pemuilu 2024

Bawaslu Kota Serang saat melakukan Lounching
Koordiv SDMO Bawaslu Provinsi Banten saat sambutan dalam Launching Buku, Kamis (30/07/2025).
Kota Serang, Badan Pengawas Pemilihan Umum Kota Serang - Bawaslu Kota Serang telah melaunching buku berjudul “Pengawas Adhoc Pemilu 2024, Menjaga Suara Rakyat di Tanah Santri”, Kamis 31 Juli 2025 dikantor bawaslu. Launching dilakukan secara daring melalui kanal Youtube bawaslu dan dihadiri langsung Koordinator Divisi SDM dan Organisasi Bawaslu Provinsi Banten Liah Culiah. Hadir sebagai penulis buku Koordinator Divisi SDM dan Organisasi Bawaslu Kota Serang Abdurrochim dan editor buku sekaligus akademisi dari kampus Unsera DR.Fikri Habibi. Launching buku ini dimoderatori oleh staf Humas Bawaslu Kota Serang Fathimatufz Zahra. Liah Culiah menjelaskan, selama ini, proses rekrutmen hingga kinerja badan adhoc hingga berakhir masa jabatannya, hanya disajikan dalam bentuk laporan tertulis. Kali ini, Bawaslu RI melakukan terobosan agar hal tersebut dituangkan dalam sebuah buku dengan menggandeng akademisi sebagai editor. Beliau selaku pimpinan bawaslu propinsi juga berpesan bahwa buku ini harus segera didistribusikan agar bisa dibaca oleh masyarakat luas. Abdurrochim selaku penulis menuturkan, bahwa badan adhoc, mulai dari Panwascam, PKD, dan Pengawas TPS adalah ujung tombak dari pengawasan pemilu maupun pilkada. “Mereka berperan sangat penting. Buku ini mengulas bagaimana kelembagaan bawaslu, proses rekrutment adhoc, kinerja mereka selama dalam mengawasi setiap tahapan, dan juga capacity building yang sudah dilakukan. Buku ini juga mengulas kolaborasi dan kinerja pengawas adhoc secara komprehensif” kata Abdurrochim. Menurut Boim, sapaan akrab dari Abdurrochim, Buku ini bisa dikatakan menarik untuk public, adalah bagaimana digambarkan proses seleksi badan adhoc sehingga bisa motivasi masyarakat untuk dapat berpartisipasi menjadi penyelenggara adhoc pemilu. Bawaslu, lanjut Abdurrochim, juga berharap buku ini bisa menjadi data dan referensi serta bahan diskusi bagi kalangan akademisi, pemantau pemilu, wartawan, dan bahkan peserta pemilu. Dalam ahir paparannya, Beliau juga menginformasikan bahwa buku ini akan dikirim gratis ke perpustakaan sekolah, perpustakaan pemda, perpus di kampus, juga ke stakeholders di kota serang. Bagi masyarakat umum yang ingin mendapatkan buku ini juga dipersilahkan dating dan ambil di kantor bawaslu kota serang secara gratis atau kunjungi situs perpustakaan digital (e-library) milik bawaslu RI, Fikri Habibi selaku editor buku pada kesempatan tersebut memaparkan sebuah model untuk mengukur kinerja badan adhoc yang berada di bawah kelembagaan Bawaslu. Pertama, adalah meingkatkan peran aktif masyarakat dalam melakukan pengawasan. Kedua, seleksi yang berbasis kepada kompetensi dan integritas. Ketiga, seluruh kegiatan Bawaslu dan jajarannya termasuk adhoc harus berdampak terhadap target yang positif, utamanya dalam hal menekan jumlah pelanggaran. “Keempat, kita harus melihat apakah peningkatan kapasitas yang selama ini dilakukan Bawaslu melalui pembinaan, bimtek, rapat koordinasi itu apakah materinya relevan, apakah durasinya cukup, apakah nara sumbernya kompeten. Kemudian perlu dilihat kepatuhan terhadap ketentuan. Apakah pengawas adhoc itu menjalankan tugasnya sesuai prosedur atau tidak. Jika itu telah dilalui baru kita dapat menghasilan profil pengawas adhoc yang profesional dan berintegritas,” ungkap Fikri dalam mengahiri paparanya. (fmm)