Bawaslu Gelar Simulasi Penanganan Pelanggaran
|
Kota Serang, Badan Pengawas Pemilihan Umum Kota Serang - Bawaslu Kota Serang menggelar kegiatan simulasi penanganan pelanggaran pemilu (SIMPEL) sebagai upaya meningkatkan kapasitas dan kesiapan jajaran pengawas dalam menghadapi tahapan pemilu mendatang. Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat (6/2/2026) bertempat di Ruang Rapat Bawaslu Kota Serang. Simulasi tersebut diikuti seluruh jajaran Bawaslu Kota Serang.
Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang komprehensif mengenai alur penerimaan dugaan pelanggaran pemilu, mulai dari menerima pelapor dengan baik sebagai bentuk pelayanan, berdialog menanyakan maksud kedatangan pelapor, menuliskan pelaporan dalam formulir dugaan pelanggaran sampai dengan diterimanya tanda terima pelaporan oleh pelapor, sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Data dan Informasi Fierly Murdlyat Mabrurri dalam pengantar kegiatan menyampaikan, simulasi ini penting untuk menyamakan persepsi dan meningkatkan profesionalitas pengawas pemilu. “Melalui simulasi ini, diharapkan seluruh jajaran memahami mekanisme penerimaan dugaan pelanggaran pemilu secara tepat, cepat, dan sesuai prosedur,” ujarnya.
Dalam pelaksanaan simulasi, peserta dibagi ke dalam beberapa peran yang menggambarkan kondisi nyata di lapangan. Jenis dugaan pelanggaran pemilu disimulasikan dengan pelanggaran pidana pemilu dengan studi kasus politik uang, sehingga peserta dapat berlatih mengambil langkah penanganan yang sesuai.
Ketua Bawaslu Agus Aan Hermawan dalam sambutannya menyampaikan, simulasi ini penting dilaksankaan serta diikuti dengan serius. “Ini baru awal, sederhana tapi sangat menentukan. Yakni penerimaan laporan dugaan pelanggaran. Akan tetapi unsur-unsur yang harus diisi oleh pelapor harus kita pahami agar memudahkan Bawaslu Kota Serang dalam membuat kajian awal,” tambahnya.
Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat koordinasi dan kesiapan Bawaslu Kota Serang dalam menjalankan fungsi pengawasan, serta mewujudkan pemilu yang jujur, adil, dan berintegritas.
Penulis : Samani
Foto : Rara