Bawaslu Ajak Kumala Konsolidasi
|
Kota Serang, Badan Pengawas Pemilihan Umum Kota Serang - Bawaslu Kota Serang mengajak aktivis yang terhimpun dalam Keluarga Mahasiswa Lebak (Kumala) melakukan konsolidasi demokrasi untuk peningkatan kualitas demokrasi ke depan. Hal itu disampaikan Anggota Bawaslu Kota Serang Fierly Murdlyat Mabrurri ketika menerima kunjungan dari Ketua Departemen Pemberdayaan Kumala Ayu Lestari Atifa dan Wakil Ketua Advokasi Kumala Siti Nurjanah, di kantor Bawaslu Kota Serang, Senin (26/1/2026).
“Sesuai Surat Instruksi Ketua Bawaslu RI Nomor 2 Tahun 2026 tentang Tugas Konsolidasi Demokrasi Dalam Mmeperkuat Penyelenggaran Pemilu di Luar Tahapan, kami berharap rekan-rekan Kumala dapat menyampaikan ide dan gagasan yang berhubungan dengan demokrasi bersama Bawaslu. Ini berlaku untuk seluruh masyarakat sipil baik kelompok maupun perorangan. Bisa kami yang mendatangi, atau masyarakat yang datang ke kantor Bawaslu, tentu kami dengan senang hati menerimanya,” kata Fierly.
Anggota Bawaslu Kota Serang Fierly Murdlyat Mabrurri bersama Ketua Departemen Pemberdayaan Kumala Ayu Lestari Atifa dan Wakil Ketua Advokasi Kumala Siti Nurjanah saat berdiskusi di ruang JDIH Bawaslu Kota Serang, Senin (26/1/2026).
Dijelaskan Fierly, dalam surat instruksi tersebut, Bawaslu diharapkanm melakukan identifikasi dan pemetaan terhadap isu-isu demokrasi dan kepemiluan aktual melalui diskusi di antaranya berkenaan dengan permasalahan politik uang, disinformasi/hoaks, netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN), anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI), dan anggota Kepolisian Republik Indonesia (Polri), larangan penggunaan fasilitas negara/pemerintah/tempat ibadah/tempat pendidikan dalam pemilu, dan isu SARA.
“Konsolidasi ini juga penting untuk mengkaji adanya potensi permasalahan yang melemahkan demokrasi seperti gejala oligarki, efektivitas penegakan hukum pemilu, gejala otoritarianisme, dan isu-isu dalam Perselisihan Hasil Pemilihan Umum maupun Perselisihan Hasil Pemilihan Umum Kepala Daerah,” kata Fierly.
Ayu Lestari Atifa menuturkan, pihaknya mengundang Bawaslu untuk dapat hadir pada kegiatan Dies Natalis ke-61 Kumala yang akan digelar pada tanggal 6 Februari 2026 mendatang. “Pada kesempatan itu, nanti setiap alumni kami berikan kesempatan untuk menyampaikan penguatan kepada para kader dan pengurus. Saat itu juga momen yang pas untuk bicara mengenai penguatan demokrasi. Kami mengapresiasi langkah Bawaslu dalam merangkul Kumala untuk aktif berdiskusi di kantor Bawaslu,” kata Ayu.
Penulis : Fierly
Foto : Olis