Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Konsisten Lestarikan Lingkungan

Jumat Sehati

Anggota beserta jajaran Sekretariat Bawaslu Kota Serang melestarikan lingkungan lewat program Jumpa Berlian pada kamis (15/10/2026)


 

Kota Serang, Badan Pengawas Pemilihan Umum Kota Serang - Bawaslu Kota Serang terus berkomitmen untuk melestarikan lingkungan lewat program Jumpa Berlian. Yakni, gerakan partisipatif yang menanamkan nilai kejujuran, kepedulian terhadap lingkungan, dan keteladanan dalam pengawasan demokrasi. Jumpa Berlian bertujuan menumbuhkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam menjaga nilai-nilai demokrasi, kejujuran, serta kelestarian lingkungan.

Anggota Bawaslu Kota Serang Abdurrochim menuturkan, dasar hukum pelaksanaan Jumpa Berlian adalah Surat Edaran Bawaslu RI Nomor 32 Tahun 2025 tentang Penyampaian Program Jumat Sehati dan Jumpa Berlian di Lingkungan Bawaslu, Bawaslu/Panwaslih Provinsi, dan Bawaslu/Panwaslih Kabupaten/Kota.

“Mengimplementasikan program Jumpa Berlian dilakukan dengan cara edukasi dan kampanye nilai kejujuran, kebersihan, dan kepedulian lingkungan; aksi nyata berupa menanam, memelihara, dan menjaga lingkungan; penguatan peran serta masyarakat dalam pengawasan demokrasi secara partisipatif; dan penggunaan dan penyebaran logo serta filosofi Jumpa Berlian untuk memperluas pemahaman publik,” kata Abdurrochim, ditemui di kantor Bawaslu Kota Serang, saat menggelar Jumpa Berlian, Kamis 15 Oktober 2026. Jumpa Berlian kali ini dilakukan dengan cara membersihkan areal parkir kantor dan halaman tempat upacara.

Abdurrochim menuturkan, selama bulan September 2026, program Jumat Sehati dan Jumpa Berlian rutin dilaksanakan sekali dalam sepekan, sehingga program ini full terlaksana selama September. Adapun kegiatan Jumat Sehati yang dilakukan adalah senam dan kegiatan Jumpa Berlian yang dilakukan adalah bersih-bersih lingkungan.

Staf Bawaslu Kota Serang Kiky Dwi Novianti Rahayu menambahkan, dengan program Jumpa Berlian, Bawaslu ingin menegaskan bahwa selain menjalankan tugas mengawasi proses pemilu, pihaknya juga berperan dalam membina masyarakat dan menjaga lingkungan hidup. 

“Idealnya dalam jangka panjang, kami ingin menerapkan konsep green office. Konsep tersebut tidak hanya berkaitan dengan pembangunan gedung yang ramah lingkungan, tetapi juga perubahan perilaku melalui kebiasaan menghemat energi, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, membiasakan penggunaan dokumen digital, serta memilah sampah di lingkungan kerja,” kata Kiky. (***)